USTANO BASA PAGARUYUNG TERBAKAR!
Kemaren sore saya mendapat berita via rekan di milis ID-Photographer bahwa Istana Basuo Pagaruyung ludes terbakar api karena tersambar petir. Dalam waktu singkat, istana kebanggaan masyarakat Minang yang sering menjadi tempat upacara adat dan penobatan gelar adat bagi tokoh tertentu, termasuk presiden SBY dan Megawati SoekarnoPutri, habis tinggal kerangka walau 10 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk membasmi sang jago merah. Bangunan tua tanpa penangkal petir yang juga berfungsi sebagai museum ini berisi berbagai benda peninggalan bersejarah. Namun untungnya, benda2 pusaka itu bisa diselamatkan karena disimpan di lokasi yang berbeda.
Saya sendiri pernah berkunjung ke istana yang bernama lengkap Ustano Basa Pagaruyung di Juli 2003, ketika piknik bareng teman-teman kerja Tripatra – PGN dari Jambi. Istana yang berlantai tiga ini terdiri dari 11 gonjong dan ditopang 72 tonggak kayu merupakan objek wisata favorit di Tanahdatar. Bangunan yang dindingnya dihiasi ukiran minang ini sebenarnya baru dibangun pada 1976 sebagai replika/duplikat bangunan Rajo Alam Pagaruyung (Ustano si Linduang Bulan) yang dibakar tentara Kolonial Belanda pada 1804. Lokasi istana asli nya sendiri sekitar 1km dari bangunan replika ini.
Hal yang menarik yang disampaikan oleh guide istana ketika itu adalah bahwa para lelaki bujang tidak diperbolahkan menginap di dalam istana, bahkan Putra Mahkota sekalipun. Mereka biasanya menginap di Musholla Istana. Sementara penghuni istana hanyalah para keluarga dan putri-putri istana. Hehehe…kasihan ya…
foto2 ini diambil dari web: http://www.west-sumatra.com
berita lengkap:
Kompas: Ustano Basa Pagaruyuang Ludes dalam Satu Jam
Tempo Interaktif: Istano Basa Pagaruyung Ludes Terbakar
West-Sumatera: Foto kebakaran
































replika yang terbakar? replika apa yang terbakar, daeng?
oh iya.. sekalian ngabarin.. aku mau ke BPN minggu depan untuk tiga minggu.. mbok ya disambut dan ditraktir makan2 hehehehe
replika Istana Pagaruyung dunk…wah gak baca nih mas Goio…
ok deh ditunggu di Balikpapan…hehhe
Akh .. iya! .. betul.. ada satu kalimat yang terlewat… abis kalo ngeliat awal kalimat kirain yang kebakar ya istananya .. jebule replikanya
…
eh bener nih ditunggu? jangan cuman ditunggu atuh ..tapi juga dijamu
knapa seh istananya bisa kebakar gitu? apa benar krana dah banyak banget orang-orang ngelakuin hal-hal yang aneh