(foto saya thn 1987, dari kiri ; rusle, rusdin, rustam, diana, anto, emmang)
“Pak Amir sudah pensiun”, begitu jawab cucu saya, Iqbal-10tahun, – sesungguhnya saya merasa terlalu muda untuk menjadi kakek, – ketika saya iseng bertanya gmana keadaan sekolah nya, adakah yang telah berubah setelah berselang hampir 26 tahun saya tinggalkan? SD Negeri Inpres Pannampu 1 [...]
Archive for September, 2008
dua puluh enam tahun silam – saya baru bisa baca di kelas 3 SD!
Posted in Me and Family, My Self-writing on September 23, 2008 | Leave a Comment »
dalam waktu dekat, di sebuah peron
Posted in My Self-writing, poem on September 20, 2008 | Leave a Comment »
::gerbong riuh
saya, yang hanya berbekal mungkin, tersamar pada gundah selasar peron setasiun tua. cemas menerka gumam dari lintas kereta dan gerbong yang riuh itu.
::diatap nasib
di atas atap yang bertelingkup pada kabel listrik bertegangan, kujumpai wajah-wajah nanar menanti nasib. hendak sampaikah menjejak pulang, atau terpapar kematian yang bodoh. berselimut tangan, menekuk lutut, mereka mungkin sedang asyik [...]




























